Kamis, 15 Januari 2009

SEMPURNA

kau begitu sempurna,
di mataku kau begitu indah
kau membuat diriku,
akan selalu memujamu

di setiap langkahku,
ku kan selalu memikirkan dirimu
tak bisa ku bayangkan ,
hidupku tanpa cintamu
janganlah kau tinggalkan diriku
takkan mampu menghadapi semua
hanya bersamamu ku akan bisa
kau adalah darahku
kau adalah jantungku
kau adalah hidupku
lengkapi diriku
oh sayangku kau begitu sempurna,
sempurna

kau genggam tanganku
saat diriku lemah dan terjatuh
kau bisikkan kata
dan hapus semua sesalku

Selasa, 13 Januari 2009

Mr.DISASTER

Maaf bila aku diam2 memperhatikanmu
Maaf bila aku diam2 mengagumimu
Maaf bila aku diam2 mencari siapa dirimu
Maaf bila aku diam2 selalu mengganggumu
Maaf bila aku diam2 selalu mengharapkanmu

Aku tahu diriku tak pantas bagimu
Aku tahu diriku tak sepadan denganmu
Aku tahu diriku begitu hina dimatamu
Aku tahu diriku tak berarti bagi hidupmu
Aku tahu diriku tak akan bisa memiliki hatimu

Aku tahu dirimu, telah punyai seseorang dihati
Aku tahu dirimu, tak mungkin pindah kelain hati
Aku tahu dirimu, tak mungkin memberi hati
Aku tahu dirimu, padaku tak mungkin jatuh hati
Aku tahu dirimu, mengerti bahwa kasihku sepenuh hati

Dan aku hanya bisa memohon padamu ,
izinkan aku untuk memelihara kasih ini,
rasa ini, harap ini, ketulusan ini, kesungguhan ini
Meski ini sesuatu yang mungkin atau mustahil

Sabtu, 10 Januari 2009

e-HEALTH

Pelayanan kesehatan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), atau yang biasa disebut sebagai e-Health, tengah mendapat banyak perhatian dunia. Terutama disebabkan oleh janji dan peluang bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Tulisan ini mencoba mengulas bagaimana sebenarnya e-Health tersebut dan bagaimana implikasi teknologi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
Pengertian e-Health sendiri secara luas dapat bermakna bidang pengetahuan baru yang merupakan persilangan dari informasi medis, kesehatan public, dan usaha, berkaitan dengan jasa pelayanan dan informasi kesehatan yang dipertukarkan atau ditingkatkan melalui saluran internet dan teknologi berkaitan dengannya (Gunter Eysenbach, J Med Internet Res 2001; 3(2): e20).
Dalam pengertian lebih luas, e-Health dapat diartikan sebagai tidak hanya pengembangan teknologi pelayanan kesehatan, namun juga mencakup pengembangan sikap, perilaku, komitmen, dan tata cara berpikir untuk mengembangkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
Mengapa e-Health perlu dilaksanakan?
Di seluruh dunia, terjadi peningkatan biaya pelayanan kesehatan. Banyak orang tidak mendapat kesempatan bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Catatan kesehatan yang masih mengandalkan dokumen kertas banyak menimbulkan kesalahan dan mengurangi produktivitas layanan.
Walau demikian, patut diakui terdapat juga kenaikan pelayanan kesehatan di masyarakat, yang memberikan peluang kehidupan yang lebih baik, namun juga berarti terdapatkan golongan masyarakat manula (manusia usia lanjut) yang lebih besar. Pada umumnya manula juga memerlukan layanan kesehatan yang lebih besar dibandingkan usia produktif.
Bagi pemerintah di tingkat lokal maupun pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi meningkatkan biaya pelayanan kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu, mereka juga bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan penyebaran penyakit menular tertentu.
Mengembangkan layanan e-Health akan membantu pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui batasan fisik dan waktu.
Sebagai contoh, e-Health dapat diterapkan untuk membantu pemerintah mengembangkan program yang membantu dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya saling bertukar infomasi secara elektronik, mengambil data rekam medis pasien kapan dan dimana diperlukan, dan melakukan kolaborasi dengan memberi layanan jasa kesehatan lainnya secara real time melalui internet. Layanan kesehatan seperti ini akan memberikan banyak sekali penghematan dari sisi biaya dokumen dan administrasi layanan dan memberikan keuntungan pemberian keputusan layanan kesehatan yang terbaik kepada pasien dengan lebih cepat.
Pemberi layanan jasa kesehatan, seperti dokter dan rumah sakit, juga dapat mengembangkan layanan jasa kesehatan berbasis internet. Program Dokter Keluarga yang tengah diperkenalkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) misalnya; berupaya untuk mengembangkan konsep dokter sebagai pengelola data kesehatan masyarakat. Tujuan program dokter keluarga adalah memberikan peranan lebih besar kepada dokter untuk menjaga kesehatan masyarakat, ketimbang untuk mengobati. Dengan memanfaatkan basis data kesehatan masyarakat yang dilayaninya, seorang dokter keluarga dapat menentukan program kesehatan apa yang paling tepat untuk masyakarat tersebut. Karena dengan melakukan analisa data kesehatan masyakarat, dapat diketahui pola dan kecenderungan penyakit yang mungkin terjadi dan dapat dilakukan analisa sebab dan akibat. Untuk itulah dalam program dokter keluarga, komputer dikatakan sebagai stetoskop kedua para dokter.
Data kesehatan masyarakat dalam kelompok-kelompok kecil dapat dikumpulkan dan dianalisa menjadi data kesehatan masyarakat yang lebih luas untuk mencerminkan pola kesehatan secara regional maupun nasional.
Peranan komputer dalam mengelola dan melakukan pertukaran data kesehatan melalui internet menjadi sangat vital dalam menyelenggarakan e-Health. Karena data kesehatan tidak hanya berupa teks, bahkan bisa merupakan data gambar, suara, dan multimedia lainnya. Diperlukan komputer yang memiliki kemampuan proses yang tinggi untuk dapat mengolah data yang ada menjadi informasi yang berharga bagi suatu keputusan layanan kesehatan. Komputer dengan multi-inti dan ukuran cache yang besar, seperti yang berbasis pada prosesor Intel Core 2 Duo adalah antara lain yang disarankan sebagai komputer bagi penyedia jasa layanan kesehatan.
Pertukaran jasa layanan kesehatan melalui internet juga harus didukung oleh infrastruktur komunikasi pita lebar. Sekali lagi alasannya karena data yang dipertukarkan tidak hanya berupa teks, tetapi berupa data multimedia.
Pada akhirnya, pelayanan jasa kesehatan dengan TIK, atau e-Health memerlukan komitmen dari penyelenggara jasa kesehatan untuk melakukan modernisasi dari perangkat dan infrastruktur yang digunakannya. Dalam tahapan awal, memang hal tersebut akan merupakan investasi dari sisi biaya, namun dalam tahapan berkelanjutan, penerapan e-Health akan memberikan keuntungan dari penghematan biaya-biaya.

A LING

Koq ngga heppy ending sih...andrea + a ling
Senengnya jadi A ling...jadi pengin..
Dicari ampe kemana-mana...
Akhirnya ketemu di daerah terpencil
Karena ditawan bajak laut....
Cintanya andrea tak pernah padam
Walo hanya lihat jari-jemarinya doang
Ruarrr biasa....
Akhirnya ditemukan juga...
Andai aku jadi A Ling
Huih seneng yo...
Tapi endingg...sampai pelaminan...dan nggga beda keyakinan
Amiin.... :0)

PATERNALISTIK

PATERNALISTIK
Ingat iklan cigarette “belum tua belum boleh bicara”, mungkin itu pas untuk tempatku bekerja. Katanya senior yang paling kuasa, junior mesti nyembah2..sorry ya..tak ada rumusnya bagiku taklid kepada manusia...Euphoria materialistis alias menuhankan uang dan jabatan adalah semboyan yang tak pernah lapuk ditempat kerjaku...orang2 sibuk membentuk image bahwa dia high class...bahkan rela ikut2an mengikuti trend temen2nya supaya bisa diterima dikelompoknya dan dinilai kelompok high class...mbok yo jadi diri sendiri saja..kan tanpa beban yo...
Junior nomor sekian...junior belajarnya nanti...junior kesempatannya belakangan...junior dianggap belum mumpuni...dan sebagainya...Senior masuk neraka duluan...ha..he..ha...he
Abad Kapitalis!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

MENYEMPURNAKAN SEPARUH DIEN

SEPARUH DIENKU....BELUM ADA NIH
Teteh Sri sudah meninggalkan kos untuk memulai kehidupan barunya sebagai ibu rumah tangga..demikian juga Devi, keduanya sudah menyempurnakan separuh diennya..
“barakallahu laka wabaroka a’laika wa jama’a bainakuma fi khoirin”
Semoga Allah SWT memberikan berkah untukmu dan terhadapmu serta semoga Allah SWT menyatukan kalian dalam kebaikan

Senang melihat mereka menemukan dan bersatu dengan belahan jiwanya. Semoga mereka tidak lupa senantiasa mendoakan teman-teman yang masih jomblowati seperti aku. & aku bisa belajar pada mereka bagaimana membina kehidupan berkeluarga..atau ya...ya..ya.. J
& Aku tetap berprasangka baik pada ketentuan-MU ya Allah SWT..bahwa rejeki, jodoh dan mati..itu rahasia MU, bila waktunya tiba, walau saling jauh akan bersua juga...Devi suaminya Kalimantan VS Kepri..Teh Sisri Bandung vs Demak...Aku Jawa Tengah bagian selatan dapat Jawa Tengah bagian utara kali ya...he ;=)...kan selatan jodohnya utara.
& kita dalam hal jodoh hanya bisa berdoa,berusaha dan ikhtiyar kata ustadz Yusuf Mansur...Sabar ya ukhti..itu kata murobbi..meski dera harap dari orang tua untuk bisa segera mempunyai mantu dan momong cucu sering menggaung..mungkin Allah SWT menilai yang terbaik bagi aku saat ini adalah “munfaridah”
Hanya ada doa, ikhtiyar dan harap...Aku pun ingin menyempurnakan separuh dien ya Allah dan masuk ke dalam golongan ummat Muhammad..Amiin

Selasa, 06 Januari 2009

ANAKKU MENGAHADAP SANG KHALIK

INNALILLAHI WAINNA ILLAIHI ROJIUN
Hari pertama ditahun 2009 terjadi peristiwa yang memilukan...seorang anak didikku meninggal dunia...meninggalkan kami civitas kesmas unsoed...sedih...seperti kehilangan adik atau anggota keluarga...Erni Widayati 2007...selamat jalan nak...doa ibu selalu menyertaimu..2009 kau meninggalkan kami...Alloh semoga kau menyediakan tempat yang mulia disisi-MU.Amiin